ANALISA FAKTOR RISIKO TERHADAP BAKTERI KLEBSIELLA PNEUMONIAE PADA PASIEN SEPSIS DI RUMAH SAKIT UMUM TIMOR-LESTE

Authors

  • Humbelina Menezes Program Studi Sarjana Terapan Teknologi Laboratorium Medis, Universitas Duta Bangsa Surakarta, Timor-Leste
  • Emma Ismawatie Program Studi Sarjana Terapan Teknologi Laboratorium Medis, Universitas Duta Bangsa Surakarta, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.37985/plenaryhealth.v1i3.634

Keywords:

faktor risiko; klebsiella pneumonia; sepsis

Abstract

Sepsis merupakan akibat dari respon infeksi yang mengakibatkan kegagalan regulasi dan kegagalan fungsi organ sehingga mengancam kehidupan manusia. Sepsis dapat disebabkan oleh bakteri gram negative ( Pseudomonas sp , Klebsiella pneumoniae dan Escherichia coli), bakteri gram positif (Staphylococcus aureus) dan jamur, merupakan organisme yang paling sering diidentifikasi. Faktor risiko yang diduga berperan terhadap kejadian sepsis antara lain: usia, jenis kelamin, tempat berobat, riwayat penyakit ginjal kronis, riwayat diabetes melitus, riwayat HIV, riwayat penyalahgunaan alkohol, riwayat kemoterapi. Sepsis dimulai ketika kuman penyebab infeksi memasuki aliran darah. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui adanya faktor risiko yang berhubungan dengan bakteri Klebsiella pneumoniae pada pasien Sepsis. Metode kuantitatif deskriptif non observational dengan menggunakan random sampling. Subjek penelitian sebesar 50 sampel dengan usia anak-anak (64,0%), remaja (24,0%) dan dewasa (12 ,0%) yang terindikasi positif sepsis, dengan instrument data rekam medis pada tahun 2023-juli 2024, pasien terdiri dari 80% perempuan dan 20,0% laki-laki.Hasil analisis statistik uji Chi-square menunjukan bahwa terdapat hubungan antara faktor risiko pada bakteri klebsiella pneumoniae terhadap pasien sepsis .Berdasarkan uji multivariant yang menunjukkan urutan variabel independent yang pengaruh secara dominan terhadap variabel dependen seperti jenis kelamin dengan nilai sig. P-value 0.031<0.05 Bahwa ada hubungan secara parsial dengan kultur darah sepsis, umur dengan nilai sig.p-volume 0.010<0.05 dan riwayat penyakit mempunyai nilai sig.p-volume 0.07<0.05 ada hubungan faktor risiko terhadap sepsis, penderita sepsis pada penelitian ini banyak diderita oleh jenis kelamin perempuan.

Downloads Statistics

Download data is not yet available.

References

Ahmad, Q., Sabrina, T., Diba, M. F., Amalia, E., & Putra, R. A. (2022). Gambaran Infeksi Klebsiella pneumoniae Penghasil Extended-spectrum β-lactamase (ESBL) Pada Pasien COVID-19 di RSUP Dr. Mohammad Hoesin Periode Januari 2021- JUni 2021. JAMBI MEDICAL JOURNAL “Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan,” 10(2), 186–198. https://online-journal.unja.ac.id/kedokteran/article/view/19220

Ardiani, T., Yusriani Mangerangi, K., Ekawati Mulyadi, F., Sommeng, F., & Irmandha, S. K. (2020). Literature Review Uji Sensitivitas Antibiotik Terhadap Bakteri Penyebab Penyakit Sepsis. Jurnal Mahasiswa Kedokteran, 2(4), 251–259.

Basuki. (2016). Definisi Operasional Variabel dan Pengukuran Variabel. Energies, 6(1), 1–23.

Dr. Abdul Fattah Nasution, M. P. (2023). Buku Metode Penelitian Kualitatif. In Revista Brasileira de Linguística Aplicada (Vol. 5, Issue 1).

Hansen. (2023). Etika Penelitian: Teori dan Praktik Manajemen Kontrak Konstruksi View project. Podomoro University Press, January, 1–111. https://www.researchgate.net/publication/367530183

Herman1, Rahman2, & Asti3, H. (2019). Issn : 2621-9557. Jurnal Media Analis Kesehatan, 10(2), 152–162.

Kartika, S. D. (2020). Analisis Faktor Risiko Yang Mempengaruhi Outcome Pasien Sepsis di Rumah Sakit Umum Pusat Fatmawati. SCIENTIA : Jurnal Farmasi Dan Kesehatan, 10(1), 17. https://doi.org/10.36434/scientia.v10i1.301

Kim, D., Park, B. Y., Choi, M. H., Yoon, E. J., Lee, H., Lee, K. J., Park, Y. S., Shin, J. H., Uh, Y., Shin, K. S., Shin, J. H., Kim, Y. A., & Jeong, S. H. (2019). Antimicrobial resistance and virulence factors of Klebsiella pneumoniae affecting 30 day mortality in patients with bloodstream infection. Journal of Antimicrobial Chemotherapy, 74(1), 190–199. https://doi.org/10.1093/jac/dky397

Sanjaya, B. D., Djuang, M. H., Muniro, F. D., & Chiuman, L. (2022). Sepsis Risk Factors in Elderly Patients At Royal Prima Medan General Hospital. Jambura Journal of Health Sciences and Research, 4(3), 596–603. https://doi.org/10.35971/jjhsr.v4i3.12488

SenGupta, M., & Sengupta, M. (2016). Klebsiella sp. Practicals in Microbiology, 93–93. https://doi.org/10.5005/jp/books/12695_19

Tian, L., Tan, R., Chen, Y., Sun, J., Liu, J., Qu, H., & Wang, X. (2016). Epidemiology of Klebsiella pneumoniae bloodstream infections in a teaching hospital: Factors related to the carbapenem resistance and patient mortality. Antimicrobial Resistance and Infection Control, 5(1). https://doi.org/10.1186/s13756-016-0145-0

WHO. (2020). Global report on the epidemiology and burden of sepsis: current evidence, identifying gaps and future directions. In World Health Organization. http://apps.who.int/bookorders.%0Ahttp://apps.who.int/bookorders.%0Ahttps://apps.who.int/iris/bitstream/handle/10665/334216/9789240010789-eng.pdf

Yessica, P. (2014). Faktor Risiko Sepsis Pada Pasien Dewasa. Jurnal Media Medika Muda.

Downloads

Published

2024-09-17

How to Cite

Menezes, H., & Ismawatie, E. (2024). ANALISA FAKTOR RISIKO TERHADAP BAKTERI KLEBSIELLA PNEUMONIAE PADA PASIEN SEPSIS DI RUMAH SAKIT UMUM TIMOR-LESTE. Plenary Health : Jurnal Kesehatan Paripurna, 1(3), 359–364. https://doi.org/10.37985/plenaryhealth.v1i3.634

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)

Similar Articles

1 2 3 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.