ANALISIS UJI SENSITIVITAS ANTIBIOTIK TERHADAP STAPHYLOCOCCUS AUREUS PADA PASIEN SEPSIS DI RUMAH SAKIT UMUM DILI TIMOR-LESTE

Authors

  • Celita Osório do Rosário Program Studi Sarjana Terapan Teknologi Laboratorium Universitas Politeknik Indonusa Surakarta, Timor-Leste
  • Yulia Ratna Dewi Program Studi Sarjana Terapan Teknologi Laboratorium Universitas Politeknik Indonusa Surakarta, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.37985/plenaryhealth.v1i3.631

Keywords:

uji sensitivitas antibiotic; sepsis; staphylococcus aureus

Abstract

Sepsis adalah kondisi yang mengancam jiwa dan menjadi beban penyakit global , sepsis adalah suatu disfungsi organ parah yang disebabkan oleh respon tubuh yang tidak teratur terhadap infeksi dengan penekanan baru pada kekebalan tubuh. Staphylococcus aureus merupakan patogen utama manusia yang mampu beradaptasi dengan beragam inang dan kondisi lingkungan dan menyebabkan banyak infeksinsalah satunya penyebab utama rumah sakit dan infeksi yan didapat dari komunitas. Tujuan penelitian untuk mengetahui sensitivitas antibiotik, antibiotik yang efektif dan tingkat resistensi Staphylococcus aureus terhadap berbagai antibiotik. Metode kuantitatif deskriptif non observasional dengan metode  random sampling, subjek yang digunakan 50 pasien, laki-laki 54%, wanita 46%, usia pada penelitian ini 1-17 tahun 82%, 18-30 tahun 2% dan 31-40 tahun 16%, Pasien sepsis yang positif Staphylococcus aureus sebesar 100%, uji sensitivitas antibiotik Cefoxitin resisten 24% sensitif 76, Clindamicin resisten 51% sensitif 95%, Erytromicin resisten 17% sensitif 84,  Cloxacilin resisten 19% sensitif 81%, Cefalexin resisten 25% sensitif 75% , Cotrimoxazole resiten 35% sensitif 65%, Tetracycline resisten 27% sensitif 73%, Vancomicin resisten 0% sensitif 100%, dan Penicilin resisten 100% sensitif 0%. Kesimpulan penelitian ini bakteri patogen yang banyak terinfeksi pasien sepsis  adalah Staphylococus aureus, sepsis banyak menyerang anak-anak faktor penyebabnya yaitu respon sistem kekebalan tubuh yang tidak terkendali terhadap infeksi, dan juga faktor lingkungan yang kurang bersih bisa menjadi salah satu penyebab sepsis. Hasil uji sensitivitas antibiotik Staphylococus aureus memiliki tingkat sensitivitas antibiotik yang sangat tinggi dikarenakan penggunaan antibiotik yang tepat dan  sesuai dengan profil sensitivitas dari bakteri dan antibiotik yang dipilih berdasarkan uji sensitivitas dari laboratorium.

Downloads Statistics

Download data is not yet available.

References

Dominik Jarczak, S. K. (2021). Pathophysiology and Therapeutic Concepts. Frontiers in Medicine, 22.

Uswatun Hasanah, I. H. (2023).Analysis of C-reactive protein/albumin ratio as a predictor of mortality in sepsis patients.

Bishal Gyawali, K. R. (2019).Sepsis: The Evolution in definition, pathopphysiology, and management.

Tasya Ardiani, Yusriani Mangerangi, Farah Ekawati Mulyadi, Faisal Sommeng, Sri Irmandha K. (2022). Uji Sensitivitas Antibiotik Terhadap Bakteri Penyebab Penyakit Sepsis.

Gherardi, G. (2023). Staphylococcus aureus Infection: Pathogenesis and Antimicrobial Resistance.

Budiyanto R, S. N. (2021). Identifikasi Dan Uji Resistensi Staphylococcus aureus Terhadap Antibiotik (Chloramphenicol Dan Cefotaxime Sodium) Dari Pus Infeksi Piogenik Di Puskesmas Proppo.

Matteo Guarino, B. P. (2023). Update on Sepsis and Septic Shock in Adult Patient: Management in the Emergency Department.

Shelley S. Magill, M. R. (2023). Epidemiology of Sepsis in US Children and Young Adults.

Timor-Leste, O. H. (2021). Enviroment, zoonoses and antimicrobial resistance.

Nurhidayanti, N., & Sari, R. R. (2022). Perbedaan Karakteristik Koloni Bakteri Staphylococcus aureus Pada Media Agar Darah Domba dan Media Agar Darah Manusia. Jurnal Analis Kesehatan, 11(1), 30. https://doi.org/10.26630/jak.v11i1.3202

Marpaung, T. D. (2019). Identifikasi dan Uji Sensitivitas Staphylococcus aureus terhadap Antibiotik pada Ulkus Penderita Diabetes Melitus di RSUP. H Adam Malik Sumatera Utara.

CLSI. (2019). Ceftaroline Breakpoints for Staphylococcus aureus.

Maliza F, G. A. (2023). Pola Penggunaan Antibiotik pada Pasien Sepsis Rawat Inap di RSUD Dr. Moewardi.

Kadek Rista Ananda Putra, N. L. (2022). Pengaruh Motivasi Kerja dan Pengalaman Kerja Terhadap Produktivitas Kerja Karayawan pada LPD Se-Kecamatan Tabanan.

Elvira, Nony Puspawati, dan D. A. A. W. (2017). Identifikasi Staphylococcus aureus dan Uji Sensitivitas terhadap. 10(1).

Yunita Nugraheni. (2021). Evaluasi Ketepatan Antbiotik pada pasien Sepsis.

Tunru Andi Alif, I. R. (2023). Analisis Minat Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Pendidikan Jasmani Di SDN 027 Samarinda Ulu Kota Samarinda. Samarinda.

Downloads

Published

2024-09-17

How to Cite

Rosário, C. O. do, & Dewi, Y. R. (2024). ANALISIS UJI SENSITIVITAS ANTIBIOTIK TERHADAP STAPHYLOCOCCUS AUREUS PADA PASIEN SEPSIS DI RUMAH SAKIT UMUM DILI TIMOR-LESTE . Plenary Health : Jurnal Kesehatan Paripurna, 1(3), 372–376. https://doi.org/10.37985/plenaryhealth.v1i3.631

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 3 4 5 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.