HUBUNGAN KADAR GLUKOSA PUASA DAN TRIGLISERIDA PADA PASIEN PROGRAM PENGELOLAAN PENYAKIT KRONIS DI PRAMITA SAMANHUDI

Authors

  • Yono Harsono Teknologi Laboratorium Medis, Universitas Duta Bangsa Surakarta, Indonesia
  • Emma Ismawatie Ilmu Laboratorium Klinis, Universitas Muhammadiyah Semarang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.37985/plenaryhealth.v1i3.540

Keywords:

glukosa darah; prolanis; trigliserida

Abstract

Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) mendorong peserta untuk mencapai kualitas hidup yang optimal. Salah satu penyakit kronis yang dimaksud adalah diabetes melitus tipe 2 dan dislipidemia. Penyebab utama kematian dan kesakitan pada penderita diabetes mellitus tipe 2 adalah Penyakit Jantung Koroner, oleh karena itu diperlukan perbaikan multifaktorial untuk mencegah PJK (Penyakit Jantung Koroner) pada DMT2, salah satunya adalah mengatasi dislipidemia yang terjadi. Laboratorium  PRAMITA Samanhudi telah bekerjasama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) sebagai penyedia yang membantu upaya pemerintah dalam meningkatkan kesehatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kadar glukosa puasa dan kadar trigliserida pada pasien Program Pengelolaan Penyakit Kronis. Dalam penelitian ini jumlah sampel yang diperoleh sebanyak 124 orang yang telah memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Karakteristik sampel berdasarkan jenis kelamin didominasi oleh perempuan sebanyak 87 orang (70%), dan laki-laki sebanyak 37 orang (30%) dengan rentang usia 35-80 tahun. Berdasarkan hasil uji statistik diperoleh Sig. (2-tailed) sebesar 0,289 dimana jika p-value > 0,05 maka dapat disimpulkan Ho diterima yang berarti tidak ada hubungan antara kadar glukosa puasa dengan trigliserida pada pasien yang mengikuti program penatalaksanaan penyakit kronis. Angka koefisien korelasi pada hasil tersebut bernilai positif yaitu 0,096. Jadi hubungan antara glukosa puasa dengan trigliserida bersifat searah, dengan demikian dapat diartikan bahwa semakin tinggi kadar glukosa puasa maka semakin tinggi pula kadar trigliseridanya.

Downloads Statistics

Download data is not yet available.

References

Febriawati, H., Siral, S., Yanuarti, R., Oktavidiati, E., Wati, N., & Angraini, W. (2022). Pelaksanaan Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis). Citra Delima Scientific Journal of Citra Internasional Institute, 6(2), 105–110. https://doi.org/10.33862/citradelima.v6i2.296

Firmansyah, D., & Dede. (2022). Teknik Pengambilan Sampel Umum dalam Metodologi Penelitian: Literature Review. Jurnal Ilmiah Pendidikan Holistik (JIPH), 1(2), 85–114. https://doi.org/10.55927/jiph.v1i2.937

Haiti, M., & Christyawardani, L. S. (2023). Hubungan Kadar Glukosa dalam Darah dengan Kadar Kolesterol. Jurnal Keperawatan Silampari, 6(2), 1655–1663. https://doi.org/10.31539/jks.v6i2.5405

Martiningsih, M., & Haris, A. (2019). Risiko Penyakit Kardiovaskuler Pada Peserta Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) Di Puskesmas Kota Bima: Korelasinya Dengan Ankle Brachial Index Dan Obesitas. Jurnal Keperawatan Indonesia, 22(3), 200–208. https://doi.org/10.7454/jki.v22i3.880

Widodo. (2015). Fakultas Kedokteran Universitas Andalas. Fakultas Kedokteran Universitas Andalas, 1(2012), 1–6. https://doi.org/10.1086/513446.Iijima

Downloads

Published

2024-08-18

How to Cite

Harsono, Y., & Ismawatie, E. (2024). HUBUNGAN KADAR GLUKOSA PUASA DAN TRIGLISERIDA PADA PASIEN PROGRAM PENGELOLAAN PENYAKIT KRONIS DI PRAMITA SAMANHUDI. Plenary Health : Jurnal Kesehatan Paripurna, 1(3), 104–108. https://doi.org/10.37985/plenaryhealth.v1i3.540

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)

Similar Articles

1 2 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.