ANALISIS IMPLEMENTASI KEPATUHAN ATLM DALAM MELAKUKAN IDENTIFIKASI PASIEN SEBELUM PENGAMBILAN DARAH DI PT KBM
DOI:
https://doi.org/10.37985/plenaryhealth.v1i3.550Keywords:
Identifikasi Pasien, Kepatuhan, Keselamatan Pasien.Abstract
Keselamatan pasien merupakan prioritas kesehatan global saat ini dan menjadi tolak ukur yang paling utama pada sistem pelayanan kesehatan. Salah satu upaya dalam menekan insiden keselamatan pasien di fasyankes khususnya laboratorium adalah dengan melakukan identifikasi pasien dengan benar. Penelitian ini bertujuan untuk melihat implementasi kepatuhan dalam melakukan identifikasi pasien oleh ATLM di PT KBM, Jakarta Selatan. Menggunakan metode deskriptif kuantitaif. Subjek pada penelitian adalah ATLM yang melakukan pengambilan darah, secara purposive sampling, berjumlah 12 orang. Menggunakan observasi sebagai instrumen dari penelitian. Teknik analisis data secara univariat. Hasil dari penelitian didapatkan gambaran karakteristik dari subjek yaitu usia 20-25 tahun (41,8%), perempuan (75%), masa kerja <1 tahun (58,3%), berstatus non karyawan (58,3%), D3 TLM (66,7%) dan seluruh subjek (100%) pernah mengikuti pelatihan pengambilan darah. Kepatuhan ATLM dalam melakukan identifikasi pada MCU inhouse (100%) dan pada MCU onsite (83,3%). Kesimpulan dari hasil penelitian bahwa masih ditemukan ketidak patuhan pada lokasi, situasi dan kondisi yang berbeda.
Downloads
References
Anggraheni, D., Legowo, P. S., & Tambunan, M. (2021). Analisis risiko hematom pada pengambilan darah (studi kasus : Klinik “P”). Jurnal Manajemen Risiko, 2(1), 1–34.
Eliwarti, E. (2021). Analisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan perawat dalam penerapan identifikasi pasien diruang rawat inap penyakit dalam RSUP dr. M. Djamil Padang. Jurnal Akademika Baiturrahim Jambi, 10(2), 344. https://doi.org/10.36565/jab.v10i2.353
Febrianti, A. (2021). Evaluasi pelaksanaan identifikasi pasien dalam pemberian terapi, transfusi, pemeriksaan penunjang terhadap insiden di Rumah Sakit. Jurnal Health Sains, 2(1), 7–17.
Hasan, Z. A., Arif, M., & Bahrun, U. (2017). The variation of treatment and handling of serum Sample and the effect on blood creatinine test result. JST Kesehatan, 7(1), 72–78.
Islami, K., Arso, S. P., & Lestantyo, P. (2018). Analisis pelaksanaan program keselamatan pasien puskesmas Mangkang, kota Semarang. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 6(4), 27–41.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2017). Peraturan menteri kesehatan republik indonesia Nomor 11 tahun 2017 tentang keselamatan pasien. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Mandias, R. J., Simbolon, S., Manalu, N. V., Elon, Y., Jainurakhma, J., Suwarto, T., … Boyoh, D. Y. (2021). Keselamatan pasien dan keselamatan kesehatan kerja dalam keperawatan (1 ed.). Kita Menulis.
Mulyatiningsih, S., & Sasyari, U. (2021). Gaya kepemimpinan yang efektif dalam meningkatkan keselamatan pasien. Jurnal Ilmiah Keperawatan Altruistik, 4(1), 27–35.
Putri, I. M., & Diniyah, K. (2022). Gambaran tingkat pengetahuan tentang identifikasi pasien pada perawat dan bidan di RS Rajawali Citra Bantul. Journal of Health Research, 5(1), 118–125.
Shabrina, G. H., & Sutarno, M. (2022). Gambaran umum manajemen investigasi pasien yang tepat di RS Siloam Bekasi Timur periode januari 2022. Jurnal Manajemen Dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI), 6(1), 98–104.
Standar Nasional Akreditasi Rumah Sakit. (2018). Standar Nasional Akreditasi Rumah Sakit (1st ed.). Diambil dari http://rspmanguharjo.jatimprov.go.id/wp-content/uploads/2020/09/Instrument-Survei-SNARS-ed-1-Tahun-2018-1.pdf
Anggraheni, D., Legowo, P. S., & Tambunan, M. (2021). Analisis risiko hematom pada pengambilan darah (studi kasus : Klinik “P”). Jurnal Manajemen Risiko, 2(1), 1–34.
Eliwarti, E. (2021). Analisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan perawat dalam penerapan identifikasi pasien diruang rawat inap penyakit dalam RSUP dr. M. Djamil Padang. Jurnal Akademika Baiturrahim Jambi, 10(2), 344. https://doi.org/10.36565/jab.v10i2.353
Febrianti, A. (2021). Evaluasi pelaksanaan identifikasi pasien dalam pemberian terapi, transfusi, pemeriksaan penunjang terhadap insiden di Rumah Sakit. Jurnal Health Sains, 2(1), 7–17.
Hasan, Z. A., Arif, M., & Bahrun, U. (2017). The variation of treatment and handling of serum Sample and the effect on blood creatinine test result. JST Kesehatan, 7(1), 72–78.
Islami, K., Arso, S. P., & Lestantyo, P. (2018). Analisis pelaksanaan program keselamatan pasien puskesmas Mangkang, kota Semarang. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 6(4), 27–41.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2017). Peraturan menteri kesehatan republik indonesia Nomor 11 tahun 2017 tentang keselamatan pasien. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Mandias, R. J., Simbolon, S., Manalu, N. V., Elon, Y., Jainurakhma, J., Suwarto, T., … Boyoh, D. Y. (2021). Keselamatan pasien dan keselamatan kesehatan kerja dalam keperawatan (1 ed.). Kita Menulis.
Mulyatiningsih, S., & Sasyari, U. (2021). Gaya kepemimpinan yang efektif dalam meningkatkan keselamatan pasien. Jurnal Ilmiah Keperawatan Altruistik, 4(1), 27–35.
Putri, I. M., & Diniyah, K. (2022). Gambaran tingkat pengetahuan tentang identifikasi pasien pada perawat dan bidan di RS Rajawali Citra Bantul. Journal of Health Research, 5(1), 118–125.
Shabrina, G. H., & Sutarno, M. (2022). Gambaran umum manajemen investigasi pasien yang tepat di RS Siloam Bekasi Timur periode januari 2022. Jurnal Manajemen Dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI), 6(1), 98–104.
Standar Nasional Akreditasi Rumah Sakit. (2018). Standar Nasional Akreditasi Rumah Sakit (1st ed.). Diambil dari http://rspmanguharjo.jatimprov.go.id/wp-content/uploads/2020/09/Instrument-Survei-SNARS-ed-1-Tahun-2018-1.pdf
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Rika Andriani, Emma Ismawatie

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






