PERBANDINGAN JUMLAH PEMERIKSAAN HISTOPATOLOGI DAN IMUNOHISTOKIMIA PADA PASIEN CA MAMMAE DI RSUD DR. SOEDONO TAHUN 2023
DOI:
https://doi.org/10.37985/plenaryhealth.v1i3.557Keywords:
carcinoma mammae, histopatologi, immunohistokimiaAbstract
Carcinoma Mammae adalah sebuah benjolan abnormal yang ganas yang tumbuh dalam organ payudara. Histopatologi adalah salah satu pelayanan laboratorium patologi anatomi dari sampel berupa jaringan tubuh. Pemeriksaan ini berfungsi untuk melihat perubahan morfologi sel dari jaringan dengan metode blok paraffin. Gambaran histopatologi dan molekuler kanker payudara dapat digunakan untuk memprediksi prognosis,pilihan terapi dan respon terhadap terapi. Pemeriksaan Imunohistokimia (IHK) merupakan pemeriksaan lanjutan dengan melibatkan reaksi antigen antibodi yang sensitif, spesifik, mudah, dan dapat dilakukan rutin pada sediaan histopatologi, terutama jaringan yang diproses dengan blok paraffin. Pemeriksaan Immunohistokimia dapat mendeteksi jenis reseptor hormon sel kanker, yaitu reseptor estrogen (ER), reseptor progesteron (PR), serta ekspresi dari human epidermal growth factor receptor-2 (HER2). Penelitian ini untuk mengetahui Adakah Perbandingan Jumlah Pemeriksaan Histopatologi Dan Imunohistokimia Pada Pasien Carcinoma Mammae di RSUD dr. Soedono Tahun 2023. ini merupakan penelitian deskriptif dengan sampel penelitian adalah pasien terdiagnosis carcinoma mammae berdasarkan hasil Histopatologi tahun 2023. Pengumpulan data untuk mengalisis atau mengolah data yang diperoleh dari penelitian yang telah dilakukan dan selajutnya data akan diolah dan dianalisis dengan menggunakan sebuah software untuk windows yaitu SPSS v26. Hasil menunjukkan bahwa terdapat perbandingan antara pemeriksaan Histopatologi sebanyak 62 pemeriksaan, sedangkan pemeriksaan Immunohistokimia sebanyak 53 pemeriksaan, dari total jumlah pemeriksaan periode Tahun 2023 sebanyak 115 pemeriksaan sampel yang terdiagnosa Carcinoma Mammae.
Downloads
References
American Cancer Society. (2014). ACS cancer facts and figures. In Cancer Practice (Vol. 8, Issue 3, pp. 105–108). https://doi.org/10.1046/j.1523-5394.2000.83001.x
Andra & Putri. (2019). Kmb 1 Keperawatan Medikal Bedah (Keperawatan Dewasa) Teori Dan Contoh Askep. Nuha Medika.
Fatimah, & Santiana. (2017). Teaching in 21St Century: Students-Teachers’ Perceptions of Technology Use in the Classroom. Script Journal: Journal of Linguistic and English Teaching, 2(2), 125. https://doi.org/10.24903/sj.v2i2.132
GLOBOCAN. (2024). Global cancer statistics 2022: Globocan estimates of incidence and mortality worldwide for 36 cancers in 185 countries. CA: A Cancer Journal for Clinicians, February, 229–263. https://doi.org/10.3322/caac.21834
Harbeck, N. et al. (2019). Breast cancer. Nature Reviews Disease Primers, 5(1), 66. https://doi.org/10.1038/s41572-019-0111-2
I Made Agus Setiawan. (2023). Peran Pemeriksaan Imunohistokimia dalam Diagnosis dan Prognosis Kanker Payudara. Cermin Dunia Kedokteran, 50(8), 443–446. https://doi.org/10.55175/cdk.v50i8.667
Janice et al. (2021). Textbook of Medical-Surgical Nursing.
Juliati, P. D. (2022). Pemeriksaan Imunohistokimia Prosedur Dan Indikasi Diagnosis L. http://lib.unair.ac.id
KEPMENKES. (2018). Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.01.07/MENKES/ 414/2018. 1–26.
Menkes. (2015). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 34 TAHUN 2015. Ekp, 13, 113–121.
Panigroro Et al. (2019). Panduan Penatalaksanaan Kanker Payudara (Breast Cancer Treatment Guideline). Jurnal Kesehatan Masyarakat, 4(4), 1–50. http://kanker.kemkes.go.id/guidelines/PPKPayudara.pdf
Prof. Dr. Nursalam et al. (2020). Metodologi Ilmu Keperawatan. In Вестник Росздравнадзора (Vol. 4, Issue 1).
Sugiyono. (2021). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Kristian Dendianto, Emma Ismawatie

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






