ANALISIS PERBEDAAN KADAR HBA1C TERHADAP PENUNDAAN WAKTU DI LABORATORIUM FORTUNA MOJOKERTO

Authors

  • Rudiharto Rudiharto Program Studi Diploma IV Teknologi Laboratorium Medis Politeknik Indonusa, Surakarta, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.37985/plenaryhealth.v1i3.636

Keywords:

HbA1C; penundaan waktu pemeriksaan

Abstract

Pemeriksaan  HbA1c memainkan peran kunci dalam pengelolaan diabetes mellitus. Idealnya pemeriksaan HbA1c dilakukan sesegera mungkin. Namun kenyataan dilapangan pemeriksaan HbA1c sering mengalami penundaan pemeriksaan yang disebabkan oleh banyak faktor. Salah satu tantangan utama dalam pengujian HbA1c adalah stabilitas sampel yang diperiksa pada suhu ruang (18–25°C). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan kadar Hemoglobin A1c (HbA1c) yang penundaan waktu antara pengambilan sampel darah dan pengukuran di Laboratorium Fortuna Mojokerto. Jenis penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan desain cross sectional. Penelitian dilakukan diLaboratorium Fortuna Mojokerto mulai bulan Juli 2024. Sampel dalam penelitian ini adalah pasien diabetes mellitus peserta prolanis yang memeriksakan HbA1C di Laboratorium Fortuna Mojokerto yang diambil secara purposive sampling sebanyak 30 orang. Sampel darah pasien diabetes mellitus yang diperoleh dilakukan pemeriksaan HbA1c secara langsung, dilakukan penundaan 10 jam dan dilakukan penundaan selama 24 jam. Data hasil penelitian yang diperoleh selanjutnya dianalisa menggunakan uji One Way Anova. Hasil penelitian ini didapatkan rata-rata hasil pemeriksaan HbA1C secara langsung sebesar 8.65%, penundaan pemeriksaan 10 jam sebesar 8.75%, penundaan pemeriksaan 24 jam sebesar 8.88%. Hasil analisa data menunjukkan tidak terdapat perbedaan kadar HbA1C yang dilakukan pemeriksaan segera, penundaan 10 jam dan penundaan waktu 24 jam. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa stabilitas sampel pemeriksaan HbA1c yang disimpan pada suhu ruang (20-25°C) mampu bertahan selama 24 jam.

Downloads Statistics

Download data is not yet available.

References

Abdullah, N., Goh, Y.-X., Othman, R., Ismail, N., Jalal, N., Wan Sallam, W. A. F., Husin, N. F., Shafie, A. S., Awang, A., Kamaruddin, M. A., & Jamal, R. (2023). Stability of glycated haemoglobin (HbA1c) measurements from whole blood samples kept at -196°C for seven to eight years in The Malaysian Cohort study. Journal of Clinical Laboratory Analysis, 37(8), e24898. https://doi.org/10.1002/jcla.24898

Azrimaidaliza, Annisa, & Rita, R. S. (2022). Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kadar HbA1c Anggota Klub Prolanis Diabetes Mellitus Tipe 2. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 1(94), 75–83.

Febriany, F. (2023). Kualitas Hidup Peserta Program Penyakit Kronis Diabetes Melitus Tipe II di Indonesia : A Systematic Review. Jurnal Jaminan Kesehatan Nasional, 3(2), 56–64. https://doi.org/https://doi.org/10.53756/jjkn.v1i1.19

Febriawati, H., Yanuarti, R., Oktavidiati, E., Wati, N., & Angraini, W. (2023). Pelaksanaan Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis). CITRA DELIMA : Jurnal Ilmiah STIKES Citra Delima, 6(2), 105–110.

Gilani, M., Aamir, M., Akram, A., Haroon, Z. H., Ijaz, A., & Khadim, M. T. (2020). Comparison of Turbidimetric Inhibition Immunoassay, High-Performance Liquid Chromatography, and Capillary Electrophoresis Methods for Glycated Hemoglobin Determination. Laboratory Medicine, 51(6), 579–584. https://doi.org/10.1093/labmed/lmaa010

IDF. (2021). IDF Diabetes Atlas, 10th Edition. Brussels: International Diabetes Federation. https://diabetesatlas.org/atlas/tenth-edition/

Karimah, H. N., Sarihati, I. G. A. D., & Habibah, N. (2018). Gambaran Kadar HbA1C Pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 di RSUD Wangaya. Mediatory, 6(3).

Kemenkes. (2018). Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018. Jakarta : Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. https://repository.badankebijakan.kemkes.go.id/id/eprint/3514/1/Laporan Riskesdas 2018 Nasional.pdf

Prihandono, D. S., & Waluyo, F. (2019). Pengaruh Lama Penyimpanan 5 Jam dan 10 Jam pada Suhu 2-8 0 C Terhadap Kadar Glycated Hemoglobin ( HbA1c ) The Effect of 5 Hour and 10 Hour Retention Period at 2-8 o C Temperature on Glycated Hemoglobin ( HbA1c ) Levels Prodi Imunologi , Sekolah Pascasarja. JMK, 5(2), 2–8.

Rahmat, A., Rukhiat, D., Rahayu, D., Ambarwati, N., & Rustiana, T. (2022). Perbedaan Kadar HbA1c Metode Boronate Affinity Menggunakan Darah EDTA Yang Diperiksa Langsung Dan Yang Disimpan 7 Hari Pada Suhu 2-8 ° C. JAK – STABA, 06(02), 6–10

Downloads

Published

2024-09-17

How to Cite

Rudiharto, R. (2024). ANALISIS PERBEDAAN KADAR HBA1C TERHADAP PENUNDAAN WAKTU DI LABORATORIUM FORTUNA MOJOKERTO. Plenary Health : Jurnal Kesehatan Paripurna, 1(3), 383–389. https://doi.org/10.37985/plenaryhealth.v1i3.636

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 3 4 5 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.