HUBUNGAN HASIL TB PCR DAN PEMERIKSAAN BTA PADA PASIEN DENGAN KLINIS TUBERKULOSA DI BALKESMAS MAGELANG

Authors

  • Dony Munarko Sarjana Terapan Teknologi Laboratorium Midis, Politeknik Indonusa Surakarta, Indonesia
  • Yoki Setyaji S-2 Biomedik, Universitas Gajah Mada Yogyakarta, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.37985/plenaryhealth.v1i3.655

Keywords:

GeneXpert, Microscopis, Tuberculosis, suspects Tuberculosis

Abstract

Pemeriksaan sputum smear untuk mengidentifikasi AFB masih menjadi metode diagnostik utama untuk menegakkan diagnosis di negara-negara beban, namun WHO merekomendasikan pemeriksaan molekuler dengan menggunakan metode Xpert MTB/RIF assay. Meski dianjurkan, pemeriksaan dengan metode Xpert MTB/RIF memiliki keterbatasan yaitu tidak dimaksudkan untuk menilai keberhasilan pengobatan dan hasil negatif tidak menutup kemungkinan seseorang mengidap TBC. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan hasil PCR TB dengan pemeriksaan AFB pada pasien tuberkulosis klinis di Bapelkes Magelang. Penelitian dilakukan pada bulan September 2024 dengan 43 responden. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan menggunakan pendekatan cross-sectional. Pendekatan analitik dilakukan dengan menggunakan uji Chi-Square untuk mengetahui hubungan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan jumlah laki-laki sebanyak 28 responden (65,12%) dan perempuan sebanyak 15 responden (34,88%). Karakteristik usia dewasa (15-59 tahun) terbanyak yaitu sebanyak 24 orang (55,81 orang), usia lanjut sebanyak 10 orang (23,26 orang). Hasil pemeriksaan PCR dan BTA TB menunjukkan hasil yang sama yaitu 29 hasil negatif (67,44%) dan 14 hasil positif (32,56%). Kesimpulan hasil penelitian setelah dilakukan analisis statistik menunjukkan p-value sebesar 0,000 < 0,005 yang menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara hasil PCR TB dengan pemeriksaan BTA.

Downloads Statistics

Download data is not yet available.

References

Adiputra, I. M. S., Trisnadewi, N. W., Oktaviani, N. P. W., & Munthe, S. A. (2021). Metodologi Penelitian Kesehatan.

Agbassi, P., Deborggraeve, S., Kohli, M., Kumar, B., Mabote, L., Maclean, E., Makone, A., Mckenna, L., Pai, M., & Zimmer, A. (2020). PANDUAN A C T I V I S T UNTUK (Issue July).

Alkaff, M. N., Ernia, R., & Wulandari, E. (2024). Differences in acid-resistant battery examination results ziehl neelsen method and Rapid Molecular Test ( TCM ) at Sekayu regional hospital in 2023. 12(1).

Anggreni, D. (2022). Penerbit STIKes Majapahit Mojokerto buku ajar.

BPS Jawa Tengah. (2021). Jumlah Kasus Penyakit Menurut Kabupaten/Kota dan Jenis Penyakit di Provinsi Jawa Tengah.

CDC. (2013). Operational Handbook on Tuberculosis.

Dewi E.F et all. (2016). KEJADIAN TB PARU DI KOTA MAGELANG Erlin Fitria Dewi , Suhartono , Mateus Sakundarno Adi Bagian Kesehatan Lingkungan , Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro Email : erlinfitriad@gmail.com Abstract : In Magelang , the source infection of TB i. 4(April).

Dinkes Jateng. (2021). Profil Kesehatan Jawa Tengah.

Fitz-gerald, M. (2013). Sputum Microscopy The handbook.

Kemenkes RI. (2020). Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran Tata Laksana Tuberkulosis.

Kementrian Kesehatan RI. (2017). Petunjuk Teknis Pemeriksaan TB Menggunakan Tes Cepat Molekuler.

Kementrian Kesehatan RI. (2020). Strategi Nasional Penanggulangan Tuberkulosis di Indonesia 2020 – 2024.

PDPI. (2021). Tuberkulosis Pedoman Diagnostik dan Penatalaksanaan di indonesia.

Pongpeeradech, N., Kasetchareo, Y., Chuchottaworn, C., Lawpoolsri, S., Silachamroon, U., & Kaewkungwal, J. (2022). Evaluation of the use of GeneXpert MTB/RIF in a zone with high burden of tuberculosis in Thailand. PLoS ONE, 17(7 July), 1–18. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0271130

Rahadiyanto, K. Y. (2021). Agreement test between Ziehl Neelsen staining and GenXpert in adult pulmonary tuberculosis diagnosis. Ramadhan, M. S., & Amalia, E.

Sayumi, E., Dewi, S. S., & Rohmawati, E. (2018). Perbedaan Hasil Pemeriksaan Mikroskopis dan GeneXpert Pada Sputum Suspek TB Kambuh. Universitas Muhammadiyah Semarang, 5–11.

Sazkiah, E. R., Alfiera, B., Hardja, R., & Utara, S. (2015). Distribusi Penyakit Tuberkulosis di Rumah Sakit Sri Pamela. 61.

Sugiyono. (2021). Metode Penelitian Kuantitatif. Bandung: Alfabeta.

Sutrisna, M., & Elsi Rahmadani. (2022). Hubungan Usia dan Jenis Kelamin dengan TB MDR. Sehat Rakyat: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 1(4), 370–376. https://doi.org/10.54259/sehatrakyat.v1i4.1168

Taddese et all. (2018). Diagnostic performance of Xpert MTB/RIF Assay Versus Ziehl Neelsen Mehod for the Diagnosis of Pulmonary Tuberculosis in Addis Ababa, Ethiopia.

WHO. (2021). Operational Handbook ontuberculosis, Module 3:Diagnosis, Rapid diagnostics for tuberculosis detection.

WHO. (2023). Global tuberculosis report. Geneva: World Health Organization.

Widarsa, K. T., Astuti, P. A. S., & Kurniasari, N. M. D. (2022). Metode Sampling Penelitian Kedokteran dan Kesehatan. Metode Sampling Penelitian Kedokteran Dan Kesehatan. https://doi.org/10.53638/bp.9786239968908

Downloads

Published

2024-09-29

How to Cite

Munarko, D., & Setyaji, Y. (2024). HUBUNGAN HASIL TB PCR DAN PEMERIKSAAN BTA PADA PASIEN DENGAN KLINIS TUBERKULOSA DI BALKESMAS MAGELANG. Plenary Health : Jurnal Kesehatan Paripurna, 1(3), 434–439. https://doi.org/10.37985/plenaryhealth.v1i3.655

Issue

Section

Articles