HUBUNGAN TES VIRAL LOAD DAN TES CD4 PADA PASIEN HIV DI LABORATORIUM TIMOR-LESTE
DOI:
https://doi.org/10.37985/plenaryhealth.v1i3.667Keywords:
Pasients HIV,Viral Load Test,CD4 TestAbstract
Infeksi Human Immunodeficiency Virus (HIV) dapat menyebabkan komplikasi pada sistem kekebalan tubuh manusia. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), kondisi sistem kekebalan tubuh terkait dengan viral load dan jumlah sel CD4 pada orang dengan HIV. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara viral load dan tes CD4 pada pasien HIV di Laboratorium Timor-Leste.Desain penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional untuk menguji korelasi tes viral load dan tes CD4 pada pasien HIV.Populasi 44 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai signifikansi atau Sig. (2-Tailed) adalah 0,051, menunjukkan bahwa tidak ada korelasi yang signifikan secara statistik antara Tes Viral Load dan Tes CD4 sejak Sig. (2-ekor) 0,051 > 0,05. Selanjutnya uji normalitas Shapiro-Wilk pada kedua variabel menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 yang menunjukkan bahwa data berdistribusi normal. Kata Kunci: Pasien HIV, Tes Viral Load, Tes CD4.
Downloads
References
Adam, M. (2017). Antara laki-laki dan perempuan, siapa yang paling kuat sistem kekebalan tubuhnya? The Conversation.
Aptriani, R., Fridayenti, F., & Barus, (2014). Gambaran jumlah CD4 pada pasien HIV/AIDS di klinik VCT RSUD arifin achmad provinsi riau periode Januari-Desember 2013. Riau University.
Aspinall, R. (2005). Ageing and the immune system in vivo: Commentary on the 16th session of British Society for Immunology Annual Congress, Harrogate, December 2004. Immunity and Ageing, 2(Cmv), 1–2. https://doi.org/10.1186/1742-4933-2-5
Astari, L., Sawitri, S. Y. E., & Hinda, D. (2009). Viral Load pada infeksi HIV. Berkala Ilmu Kesehatan Kulit Dan Kelamin, 21(1), 31–38.
Benedicto, A. (2016). How to Increase Body Immunity. McGraw- Hill.
Carter, M. (2010). Closer Relationship between Increased Viral Load and Decreased CD4 Counts in HIV Patients. J AIDS Care Psychol Sosio – Med Asp AIDS/HIV.Dinas Kesehatan Kalimantan Selatan. (2019). Laporan Jumlah Kasus HIV/AIDS 2018.
Djoerban, Z., & Djauzi, S. (2014). Buku Ajar Ilmu Penyakit Dlam Edisi Pusat Penerbit FK UI.
EM, K. (2013). Hubungan karakteristik pasien, perilaku berisiko dan infeksi menular seksual dengan kejadian HIV/AIDS di Klinik Voluntary Counselling and Testing (VCT) Puskesmas Cikarang Kecamatan Cikarang Utara Kabupaten Bekasi. Tesis.
Fajar PP, E., & Sofro, M. A. U. (2013). Hubungan Antara Stadium Klinis, Viral Load Dan Jumlah CD4 Pada Pasien Human Immunodeficiency Virus (HIV)/Acquired Immuno Deficiency Syndrome (AIDS) Di RSUP Dr. Kariadi Semarang.
Ibrahim, K., Kurnia, Y., Rahayuwati, L., Nurmalisa, B. E., & Fitri, S. U. R. (2017). Hubungan antara Fatigue, Jumlah CD4, dan Kadar Hemoglobin pada Pasien yang Terinfeksi Human Immunodeficiency Virus (HIV). Jurnal Keperawatan Padjadjaran, 5(3).
Karyadi, T. H. (2017). Keberhasilan Pengobatan Antiretroviral (ARV). Jurnal Penyakit Dalam Indonesia, 4(1).
Kemenkes RI. (2019). Profil Kesehatan Indonesia 2019. In Kementrian Kesehatan Republik Indonesia.
Klein, S. L., Schiebinger, L., Stefanick, M. L., Cahill, L., Danska, J., De Vries, G. J., Kibbe, M. R.,
McCarthy, M. M., Mogil, J. S., & Woodruff, T. K. (2015). Sex inclusion in basic research drives discovery. Proceedings of the National Academy of Sciences, 112(17), 5257–5258.
Kurniawati, V. V., Harioputro, D. R., & Susanto, A. J. (2022). Evaluasi Kadar Sel Cd4, Viral Load, Dan Neutrophil Lymphocyte Ratio (Nlr) Terhadap Infeksi Oportunistik Pada Pasien Hiv/Aids. Biomedika, 14(2), 99–107. Mellors, J. W., Muñoz, A., Giorgi, J. V, Margolick, J. B., Tassoni, C. J., Gupta, P., Kingsley, L. A., Todd, J. A., Saah, A. J., Detels,
J. (2001). Plasma viral load and CD4+ lymphocytes as prognostic markers of HIV-1 infection. Annals of Internal Medicine, 126(12), 946–954.https://doi.org/10.7326/0003- 4819-126-12-199706150-00003
Nasronudin. (2013). HIV & AIDS Pendekatan Biologi Molekuler Klinis & Sosial Ed 2 (2nd ed.). Airlangga University Press.
Rangkuti, A. Y., & Sarumpaet, S. M. (2013). Karakteristik Penderita Aids Dan Infeksi Opurtunistik Di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) H. Adam Malik Medan Tahun 2012. Gizi, Kesehatan Reproduksi Dan Epidemiologi, 2(5).
Reuwpassa, J. O. (2012). Faktor- Faktor Yang Berhubungan Dengan Keadaan Status Gizi Pasien HIV/AIDS Berdasarkan Indeks Massa Tubuh Di Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Cipto Mangunkusumo Tahun 2012.
Stine, G. (2011). AIDS Updates 2011. McGraw-Hill. Viard, J. P., Mocroft, A., Chiesi, A., Kirk, O.,Røge, B., Panos, G., Vetter, N.,
WHO. (2016). AIDS Update. AIDS (London, England).
Wicaksana, R. (2015). Hubungan Antara Indeks Massa Tubuh dengan Jumlah CD4 pada Penderita HIV yang Mendapat Pengobatan ARV. Majalah Kedokteran Bandung, 47(4), 237–241
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Joanico moises De araujo, Yoki Setyaji

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






