GAMBARAN TINGKAT KEPADATAN LALAT DAN KEJADIAN DIARE PADA BALITA WILAYAH KERJA UPT. PUSKESMAS AIR TIRIS
DOI:
https://doi.org/10.37985/plenaryhealth.v2i2.1087Keywords:
kejadian diare, kepadatan lalatAbstract
Penyakit diare merupakan penyakit yang paling sering terjadi pada anak balita dengan disertai muntah dan mencret, penyakit diare apabila tidak segera diberi pertolongan pada anak dapat mengakibatkan dehidrasi. Timbulnya penyakit diare dapat dipengaruhi oleh tingkat kepadatan lalat. Dampak diare adalah dehidrasi ringan hingga berat, sepsis, infeksi berat yang bisa menyebar ke organ lain dan malnutrisi terutama pada anak dengan usia kurang dari 5 tahun, yang dapat mengakibatkan menurunnya kekebalan tubuh anak. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan tingkat kepadatan lalat kejadian diare pada balita di Wilayah Kerja UPT. Puskesmas Air Tiris. Desain penelitian ini adalah menggunakan metode cross sectional. Kesimpulan terdapat 47 (54,0%) responden memiliki tingkat kepadatan lalat yang rendah dan 46 (52,9%) responden yang mengalami kejadian diare. Diharapkan kepada masyarakat agar dapat menciptakan lingkungan yang sehat bagi balita seperti agar terhindar dari vektor penyebab penyakit dan untuk mencegah terjadinya diare pada balita.
Downloads Statistics
References
Andriani. (2017). Hubungan Sanitasi Lingkungan Rumah dengan Kejadian Diare Pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Karanganyar Kabupaten Pekalongan. Journal Of Health Education, 1(3), 1–4.
Azizah. (2019). Hubungan Sanitasi Dasar Rumah dan Perilaku Ibu Rumah Tangga dengan Kejadian Diare pada Balita di Desa Bena Nusa Tenggara Timur. Departemen Kesehatan Lingkungan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga, 4(3), 1–6.
Isnaeni, L. M. A., & Gustiana, E. (2021). Hubungan Sanitasi Rumah Dengan Kepadatan Lalat Di Perumahan Desa Ridan Permai. Jurnal Kesehatan Tambusai, 2(1), 83–89.
Lintang. (2023). Hubungan Kondisi Sanitasi Dasar Rumah dengan Kejadian Diare pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Rembang 2. Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal), 4(April), 160–165.
Manalu, M., Marsaulina, I., & Ashar, T. (2022). Hubungan Tingkat Kepadatan Lalat (Musca Domestica) Dengan Kejadian Diare Pada Anak Balita Di Pemukiman Sekitar Tempat Pembuangan Akhir Sampah Namo Bintang Kecamatan Pancur Batu Kabupaten Deli Serdang Tahun 2012. Lingkungan dan Keselamatan Kerja, 2(1), 14617.
Pasimanyeku, J. M., Nelwan, J. E., & Langi, F. (2024). Gambaran Kejadian Diare Balita di Kabupaten Minahasa Utara tahun 2021-2023. Sam Ratulangi Journal of Public Health, 5(1), 106-115.
Radhika, A. (2020). Hubungan Tindakan Cuci Tangan Pakai Sabun Dengan Kejadian Diare Pada Balita Di RW XI Kelurahan Sidotopo Kecamatan Semampir Kota Surabaya. Medical Technology and Public Health Journal (MTPH Journal), 4(1), 16–24.
Sudiarti, P. E., Salma, S., & Aprilla, N. (2020). Gambaran kejadian diare pada anak usia< 2 tahun di Puskesmas Kampar Kabupaten Kampar tahun 2019. Jurnal Ners, 4(2), 107-109.
Sudiarti, P. E., Salma, S., & Aprilla, N. (2020). Gambaran kejadian diare pada anak usia< 2 tahun di Puskesmas Kampar Kabupaten Kampar tahun 2019. Jurnal Ners, 4(2), 107-109.
Sugiyono, Wiwin, and Nurmauli Banjarnahor. (2019). "Metode penelitian pengembangan (rnd) dalam bimbingan dan konseling." Quanta Journal 5.3 (2021): 111-118.
Utami, K. Y., Armerinayanti, N. W., & Lely, A. A. O. (2023). Gambaran Kejadian Diare pada Balita di Rumah Sakit Umum Daerah Wangaya Denpasar. Aesculapius Medical Journal, 3(3), 309-315.
Downloads
Check index
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Dwiki Darmawan, Lira Mufti Azzahri Isnaeni, Zurrahmi Z. R, Devina Yuristin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






