PKM Edukasi Regulasi Emosi dan Penguatan Dukungan Teman Sebaya Untuk Pencegahan Self Harm Pada Remaja di SMPN 1 Bangkinang Kota
DOI:
https://doi.org/10.70437/jpk.v3i1.1752Abstract
Self harm pada remaja merupakan masalah kesehatan jiwa yang semakin mengkhawatirkan karena sering digunakan sebagai cara maladaptif untuk mengatasi tekanan emosi, konflik sosial, dan stres akademik. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan keterampilan pencegahan self harm pada siswa SMPN 1 Bangkinang Kota melalui edukasi regulasi emosi dan penguatan dukungan teman sebaya. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan kesehatan mental remaja dan self harm, pelatihan regulasi emosi dengan diskusi dan role play, serta penguatan peran teman sebaya dan guru BK sebagai sistem dukungan di sekolah. Hasil kegiatan menunjukkan meningkatnya pemahaman siswa tentang self harm, faktor risiko, dan dampaknya, serta kemampuan mereka menyebutkan strategi coping yang lebih sehat seperti curhat, aktivitas positif, dan mencari bantuan profesional. Guru dan guru BK juga menyatakan perlunya keberlanjutan program dan penguatan layanan konseling di sekolah. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa intervensi berbasis sekolah dengan pendekatan edukasi, pelatihan keterampilan, dan dukungan sosial berpotensi efektif dalam mencegah self harm pada remaja di SMPN 1 Bangkinang Kota.