Peran Nilai Agama Dan Etika Dalam Mencegah LGBT Dalam Remaja
DOI:
https://doi.org/10.70437/edusiana.v3i2.1715Keywords:
Nilai Agama, Etika, LGBT, RemajaAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran nilai agama dan etika, khususnya pendidikan Agama Islam, dalam mencegah perilaku LGBT di kalangan remaja. Fenomena LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender) menjadi isu yang semakin banyak diperbincangkan, terutama di tengah masyarakat yang menjunjung tinggi nilai-nilai agama dan budaya. Di Indonesia, sebagai negara dengan mayoritas penduduk Muslim, perilaku LGBT sering dipandang bertentangan dengan norma agama dan norma sosial yang berlaku. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data berupa kuesioner yang diberikan kepada responden remaja untuk mengetahui pemahaman, sikap, dan pengaruh pendidikan agama terhadap perilaku mereka. Data yang diperoleh dianalisis secara statistik deskriptif untuk melihat kecenderungan dan hubungan antara pendidikan agama, nilai etika, dan pencegahan perilaku LGBT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan Agama Islam memiliki peran yang signifikan dalam membentuk karakter, moral, dan sikap remaja agar tetap berpegang teguh pada ajaran agama serta memiliki kontrol diri yang kuat terhadap perilaku yang dianggap menyimpang. Pendidikan Islam tidak hanya berfungsi sebagai sarana transfer pengetahuan keagamaan, tetapi juga sebagai media internalisasi nilai-nilai moral dan etika yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, penguatan pendidikan agama dan etika di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat menjadi strategi penting dalam membina remaja yang berakhlak mulia dan berperilaku sesuai dengan nilai-nilai agama dan sosial.
Downloads
References
Aritonang, T., & Zega, Y. K. (2024). Menghadapi ancaman LGBT: Kekuatan pendidikan agama Kristen dalam menyelamatkan identitas remaja di sekolah. Educatum: Jurnal Dunia Pendidikan.Vol 3.(2)
Gunawan, H. (2017). Pendidikan karakter: Konsep dan implementasi. Alfabeta.
Huda, K. A., et al. (2021). Pembinaan karakter disiplin siswa berbasis nilai religius di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 12(2), 145–156.
Khasanah, M. A. (n.d.). Peran guru pendidikan agama Islam dalam pembentukan akhlak peserta didik.
Kohlberg, L. (1995). Tahap-tahap perkembangan moral. Kanisius.
Kuswanto, E. (2014). Peranan guru pendidikan agama Islam dalam pendidikan akhlak di sekolah.
Lickona, T. (1991). Educating for character: How our schools can teach respect and responsibility. Bantam Books.
LGBT, T., Hudi, I., Purwanto, H., Diyanti, P., & Syafutri, T. M. (2023). Analisis literatur terhadap lesbian, gay, biseksual, dan transgender. Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 7, 23295–23301.
Muhaimin. (2012). Paradigma pendidikan Islam: Upaya mengefektifkan pendidikan agama Islam di sekolah. Remaja Rosdakarya.
Mutakin, Z. T., et al. (2014). Penerapan teori pembiasaan dalam pembentukan karakter religius siswa di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Karakter, 4(2), 123–134.
Mustari, M. (2011). Nilai karakter refleksi untuk pendidikan karakter. RajaGrafindo Persada.
Ningsih, T. (2015). Implementasi pendidikan karakter.
Nurlaili, L., & Naufal, A. (2022). Pendidikan karakter sebagai upaya pencegahan perilaku LGBT. Jurnal Mahasiswa Karakter Bangsa, 2(1), 45–56.
Oktari, P. D., & Kosasih, A. (2019). Pendidikan karakter religius dan mandiri di pesantren. Jurnal Pendidikan Islam, 8(1), 67–82.
Palmer, J. A. (2003). Fifty modern thinkers on education. Routledge.
Prasetiya, B., et al. (2021). Metode pendidikan karakter religius yang efektif di sekolah. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 18(2), 201–215.
Purnomo, S. (2014). Krisis karakter dalam perspektif teori struktural fungsional.
Putri, M. F. J. L., Sulistiawati, D., & Mumung, K. E. (2025). Peran pendidikan karakter dalam mencegah krisis moral di kalangan generasi muda. QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia, 4(1), 1073–1082.
https://doi.org/10.57235/qistina.v4i1.6417
Putri, S. W. R., et al. (2019). Pengaruh media sosial terhadap perilaku remaja. Jurnal Psikologi Pendidikan, 5(2), 88–99.
Rahma, M. S., & Setiawan, R. H. (2023). Implementasi pembelajaran akhlak dengan pendekatan teacher-centered learning di Tadika Bijak Lestari Georgetown Malaysia. Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 4(1), 55–68.
Raihan, Z., & Setiawan, R. H. (2023). Strategi guru pendidikan agama Islam dalam menanamkan karakter kepemimpinan. Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 6(2), 134–149.
Riza, F., et al. (2021). Peran guru pendidikan agama Islam sebagai motivator dalam membentuk akhlak siswa di MTs An-Najahiyyah. Jurnal Pendidikan Islam, 10(1), 91–105.
Rozak, A. (2023). Analisis peran guru pendidikan agama Islam dalam membentuk karakter religius siswa kelas VII: Pendekatan literature study and review (LSR). Jurnal Studi Pendidikan Islam, 5(2), 77–92.
Setiawan, R. H. (2021). Menjadi pendidik profesional.
Sudrajat, A. (n.d.). Mengapa pendidikan karakter?
Suryanti, W. E., & Widayanti, D. F. (2018). Penguatan pendidikan karakter berbasis religius. Jurnal Pendidikan Karakter, 8(1), 45–59.
Syaroh, D. L. M., & Mizani, M. Z. (2020). Membentuk karakter religius dengan pembiasaan perilaku religi di sekolah: Studi di SMA Negeri 3 Ponorogo. Jurnal Pendidikan Moral, 5(2), 101–114.
Wahyuni, D. (2018). Peran orang tua dalam pendidikan seks bagi anak untuk mengantisipasi LGBT. Jurnal Ilmiah Kesejahteraan Sosial, 14(25), 23–32.
Zuchdi, D. (2008). Humanisasi pendidikan: Menemukan kembali pendidikan yang manusiawi. Bumi Aksara.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Nur Hanifah Zahra, Nining Suniarti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






